tiga kali sudah genap nyetir ke jakarta. satu kali bawa ambulans vw caravelle, satu kali bawa kijang lsx 2002, dan terakhir bawa ambulans kia travello 2007. berikut ulasannya:
vw caravelle
vw ini berkapasitas 1900cc diesel direct injection, manual 5 transmisi. mobil paling lengkap yang pernah kubawa. airbag, abs, parking control, dll. satu hal yang penting, tuas sign dan wiper letaknya terbalik dengan mobil jepang atau korea. vw ini dilengkapi dengan peralatan monitor vital sign, stretcher, oksigen, collar neck lengkap semua ukuran, dan pneumatic antishock garment yang hanya bisa dilihat kala atls. tanki mobil ini besar banget, hampir 100 liter.
secara umum, mobil ini terlihat panjang dan tinggi. tiga orang dewasa bisa duduk dengan nyaman di depan. akselerasi tidak terlalu baik, tapi handling sangat menawan. top speed yang pernah dicapai adalah 140 km/jam di lintas menggala-sukadana lampung. mobil agak bergoyang di atas jalan yang berlubang-lubang, namun sangat tenang di jalan yang halus. lubang-lubang kecil yang tidak terlalu dalam bisa dilewati dengan mudah, namun lubang-lubang besar menimbulkan goncangan yang hebat. panjangnya mobil ini sempat bikin trouble saat keluar kapal karena nyangkut di jembatan kapal dan dermaga. posisi pengemudi juga lumayan nyaman, dengan roda depan di depan pengemudi dan mesin di depan. solar irit.
kijang lsx
standar. mobil berkapasitas 1800cc premium, manual 5 transmisi. lain-lain standar aja. kami isi penuh dengan orang, mobil jadi terasa mantap dibawa. kurang baik menghadapi lubang besar maupun kecil. top speed yang pernah dicapai 120 km/jam dengan 8 orang di dalam. boros bensin. posisi pengemudi nyaman dengan setir yang pas dan suara mesin halus (ya iyalah, premium).
kia travello
ambulans ini untuk jenasah, jadi speknya juga sederhana saja. panjang, tinggi, dan terlihat canggung. tidak ada ketangguhan yang terlihat, kecuali saat kita nyalakan mesin diesel 2700 cc-nya. Kapasitas tangki yang hanya 50 liter menjadikan kami repot harus berkali-kali ngisi solar. posisi pengemudi tidak nyaman, dengan roda depan di bawah pengemudi, cukup sulit membiasakan diri mengatur waktu kapan berbelok, terutama pada ruas jalan yang kurang lebar. satu karakter khas mobil korea yang menurutku mewah adalah adanya foot rest kaki kiri setelah menginjak kopling. cukup membantu untuk perjalanan jauh.
top speed yang pernah dicapai adalah 110 km/jam di tol jakarta merak. handling tidak terlalu baik, pun akselerasinya. tapi kapasitas bodi yang lebar tinggi menjadikannya cukup dijejali satu mesin rontgen portable dan satu mesin fotokopi fuji xerox ditambah satu tabir timbal untuk mencegah mas anto steril gara-gara kebanyakan ng-rontgen bno 3 posisi.
kesimpulan, mana yang anda pilih?
kenyamanan pengemudi: kijang lsx
handling: vw caravelle
kapasitas angkut: kia travello
akselerasi: kijang lsx
top speed: vw caravelle
harga murah: kia travello
harga mahal: vw caravelle
irit bbm: vw caravelle
boros bbm: kijang lsx
catatan: fasilitas parking control dan abs tidak begitu bermanfaat untuk perjalanan jauh sekayu - jakarta.
20081217
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar